Minggu, 06 Oktober 2013

Hellow Yellow



Untuk weekend ini, coba tampil dengan warna atraktif yang bikin kamu terlihat fun, yellow! Warna cerah ini bahkan bisa memberikan sentuhan ceria sampai glamor pada tampilan hangout maupun formal look-mu.

Hadir dalam beberapa tone mulai dari yang sangat cerah sampai agak redup, warna kuning selalu bisa diandalkan ketika kamu ingin tampil stand out. Variasi item-nya pun beragam, mulai dari celana, rok, dress, atasan, sweater, bahkan sampai aksesori sekalipun, seperti tas, belt dan sepatu. 

Antipodium – Ashish – Kate Spade


Lucia Ji Youn Jang – Matthew Williamson – Sass n Nide



Roberto Musso – Antipodium – Zac Posen



Sass n Bide – Lucia Ji Youn Jang – Roberto Musso

Leoni Sihombing – Foto: Mondadori

Hari Raya Penuh Cinta Bumi


Hari Raya Penuh Cinta Bumi Gadis

Perayaan Lebaran atau hari raya lainnya memang sangat berkesan. Soalnya, itu adalah waktunya bersilaturahmi, makan enak serta pembagian THR. Hehehe... Maka, nggak heran jika biasanya sebuah acara perayaan menghasilkan banyak sampah. Nah, saatnya kita lebih cermat di hari raya. Beberapa langkah simpel ini akan lebih baik untuk lingkungan.    
  • Habiskan yang diambil. Berhubung makanan di hari raya enak-enak dan beraneka ragam, kita jadi kalap mengambil “ini itu”. Padahal nantinya nggak dimakan juga. Sayang banget, kan? Jadi, ambil yang pas dengan porsi kita dan habiskan. Oh iya, ini berlaku juga untuk minuman, terutama yang dalam kemasan. Jangan sampai berkali-kali mengambil air mineral gelas, namun nggak dihabiskan.
  • Hemat pemakaian piring/gelas. Kita nggak perlu mengambil beragam makanan/cemilan dengan piring yang berbeda. Begitupula dengan minuman/es buah. Kalau masih bisa pakai piring yang sama, sebaiknya dilakukan. Hindari juga pemakaian wadah stereofoam untuk tempat makan.
  • Manfaatkan (seluruh) bagian parsel. Siapa sih, yang nggak senang mendapat bingkisan hari raya? Namun sayang jika keranjang beserta berbagai hiasan warna-warni yang mempercantik parsel tersebut langsung dibuang. Supaya nggak menambah sampah, manfaatkan keranjang serta hiasannya untuk kamar kita. Misalnya, dijadikan tempat menaruh majalah dan penghias kamar.
  • Beli yang dipakai, pakai yang dibeli. Ini khususnya untuk baju dan perlengkapan lebaran. Jangan menjadikannya mubazir dengan memilih baju/perlengkapan “sekali pakai”. Belilah yang benar-benar bisa digunakan.
  • Minimalkan pemakaian benda elektronik. Saat sedang silaturahmi ke rumah saudara/tetangga, pastikan televisi serta lampu di rumah dipadamkan. Nah, kalau halal bi halalnya diselenggarakan di rumah kita, perhatikan juga energi yang terpakai. Nggak perlu menyalakan teve atau komputer. Pastikan juga lampu kamar mandi dipadamkan apabila sedang tidak digunakan.
  • Bunga-bungaan. Dibanding beli bunga hias yang akan layu dalam beberapa hari, lebih baik memilih bunga yang ditanam. Bisa terus mekar sepanjang tahun.

The 70’s Style Icons



Nggak berlebihan rasanya kalau dibilang tahun 70-an itu adalah salah satu era yang paling berharga untuk perkembangan fashion. Buktinya, gaya berpakaian dari tahun 70-an masih terus menjadi inspirasi tren mode di masa kini. Jadi nggak ada salahnya kalau kita mengenal 3 style icons yang melegenda di tahun tersebut!
Olivia Newton-John


Ketika film Grease keluar pada tahun 1978, karir Olivia Newton-John langsung meroket. Di film ini, dia memerankan seorang anak sekolah, dengan memperlihatkan rok prom tahun 50-an dan pedal pusher (calf-length trousers). Pada cover albumnya If Not For You tahun 1971, Olivia Newton-John bergaya di tengah ladang jagung dengan mengenakan atasan polos yang memberikan kesan less is more. Gaya Olivia ini sangat menunjukkan tren fashion pada dekade itu.

Her signature look: maxi dress dan floral prints.













Joan Jett


Terlahir dengan nama Joan Marie Larkin pada 22 September 1958, Joan Jett memulai karirnya pada tahun 70-an dengan band The Runaways. Agresif, fierce dan berbeda dari yang lain adalah kata-kata yang tepat untuk mendeskripsikan dirinya. Gayanya yang serba cuek dan effortless menjadi daya tarik tersendiri.

Her signature look: jaket kulit hitam, kaos band dan sepatu converse.















Farrah Fawcett


Jauh sebelum Jennifer Aniston terkenal dengan potongan rambut Rachel-nya, Farrah Fawcett menciptakan gaya rambut wajib para selebritis, saat perannya di film Charlie’s Angels. Film seri yang tayang dari tahun 1976 sampai 1980 ini membuat Fawcett jadi icon fashion global. Gaya “Farrah Flick” menjadi trend setter gaya rambut yang menjadi inspirasi.

Her signature look: kemeja dengan kancing terbuka, high-waisted denim flares dan tentunya gaya rambut “Farrah Flick”.

Jenis Keluarga Wewangian


Jenis Keluarga Wewangian Gadis

Pada umumnya, wewangian dibagi menjadi 6 keluarga yang disebut basic fragrances. Kenalan yuk, biar tahu ada siapa saja dan nggak salah memilihnya!

Floral 
Wangi bunga-bungaan seperti mawar, lavender, melati, lilac, anggrek, dsb. Keluarga floral ini merupakan jenis wewangian paling tradisional, umum dan populer. Sifatnya lebih feminin dan romantis.

Fruity
Wangi buah-buahan seperti jeruk, lemon, apel, stroberi, ceri dsb. Wangi keluarga buah ini memberikan sifat enerjik dan dinamis.

Green
Wangi deadunan dan herbal seperti ekaliptus, mint, teh hijau, chamomile, rosemary dsb. Sifatnya lebih rileks dan menenangkan.

Oceanic
Wangi yang segar dan bersih seperti air laut! Keluarga yang satu ini sedikit mirip dengan keluarga Green, sifatnya tenang dan cocok buat cowok maupun cewek.

Spicy
Wangi rempah-rempah seperti vanila, jahe, kayu manis, pala dsb. Sifatnya hangat dan kuat. Cocok dipakai saat musim hujan.

Earthy
Wangi kayu-kayuan seperti sandalwood, kayu pinus, dan kayu cedar. Musk juga termasuk dalam keluarga ini. Sifatnya unisex dan cenderung ‘membumi’. 

Pilih-pilih Masker Wajah sesuai Kondisi Kulit


Pilih-pilih Masker Wajah sesuai Kondisi Kulit  Gadis

Ritual masker memang bagus untuk menjaga kecantikan kulit wajah kita agar selalu terlihat cantik dan ‘cling’. Selain mengecilkan pori-pori, juga bisa mengurangi timbunan minyak sekaligus membuat kondisi wajah menjadi lembab dan halus.

Tapi jangan asal pilih masker hanya berdasarkan rasa atau keharumannya. Pilihlah masker dengan kandungan yang sesuai untuk kebutuhan jenis kulitmu.

Kulit Kering:
Masker wajah yang memiliki formula dengan kemampuan menahan kelembaban air pada kulit, seperti hyaluronic acid dan gliserin. Produk dengan kandungan vitamin E dan minyak zaitun juga bisa membantu menjaga kelembaban pada kulit.

Kulit Berminyak:
Pilih masker yang mampu menyerap kelebihan kelenjar minyak. Masker dengan bahan dasar tanah atau clay mask dikenal sebagai zat yang mampu menyerap minyak dengan sangat baik. Pilihlah masker yang punya sifat seperti clay mask, deep cleansers, oil absorbers atau pore minimizer. Jenis masker ini mampu menurunkan tingkat bakteri pada kulit, melenyapkan kilap pada kulit wajah dan memperkecil pori-pori pada kulit wajah.

Kulit Berjerawat:
Kulit yang rentan berjerawat biasanya kulit yang teriritasi atau meradang. Karena itu diperlukan masker wajah yang tidak memiliki efek inflamatori seperti salicylic acid (yang membantu pengelupasan kulit dan membersihkan pori-pori), juga formula dengan kandungan benzoyl peroxide, plus sulfur untuk membantu membunuh bakteri. Untuk mengurangi efek mengeringkan, gunakan setidaknya seminggu sekali, fokuskan penggunaan di daerah wajah yang cenderung berjerawat, seperti daerah T. Hindari daerah mata dan mulut.

Kulit Sensitif:
Kulit wajah yang amat putih, seringkali memiliki tingkat sensitivitas lebih tinggi, sehingga cenderung memerah. Pilih masker wajah yang memiliki kandungan aloe vera, chamomile, mentimun, maple, dan teh hijau yang dapat mengurangi kemerahan dan peradangan sementara. Formula sulfur, licorice, dan xanthine juga membantu menghilangkan penampakan garis-garis kapiler darah di wajah. 

Maxime Bouttier


Kenalan Dengan Maxime Bouttier Gadis

Maxime Bouttier adalah cowok berdarah Prancis yang merupakan pendatang baru di dunia hiburan Indonesia. Ia membintangi sejumlah film dan sinetron. Tapi, sebelum terjun ke dunia akting, ternyata Max sudah menjadi musisi terlebih dulu, lho!
Walau lahir di Prancis, Max dibesarkan di Bali hingga lulus SMA. Sebelum terjun ke dunia akting, cowok yang akrab disapa Max ini menggeluti dunia musik. Bersama dua orang teman sekolahnya, pengagum Muse ini membentuk band beraliran rock alternatif bernama Zero Divide. Zero Divide sering manggung di berbagai acara dan kafe di Bali, lho. Sebagai pecinta seni, Max juga memiliki minat pada dunia akting. Apalagi, sejak kecil penggemar serial teve Sherlock ini sudah dibiasakan nonton film Prancis oleh sang ayah.

Tahun 2010, Max ditawari untuk main sinetron di Jakarta. Kebetulan, saat itu Max sudah lulus Sekolah Mahatma Gandhi Bali. Tanpa ragu, pemilik akun Twitter @Max_maxime ini langsung setuju, walau keputusan itu membuatnya harus pindah rumah dari Bali ke Jakarta. Di Jakarta, Max berkesempatan membintangi sinetron Arti Sahabat dan Nada Cinta. Tahun 2011, kelahiran 22 April 1993 ini membintangi sinetron Bulan di Atas Mentari dan Segalanya Cinta.

Lalu, di tahun 2012, Max membintangi film pertamanya, 18++. Sejak itu, Max semakin cinta akting. “I appreciate acting because I really work on it,” ujarnya. Kiprah akting Max semakin bersinar di tahun ini. Penyuka warna merah ini berkesempatan membintangi dua film, yakni Kata Hati dan Refrain. Di film Refrain, Max beradu akting dengan Maudy Ayunda dan Afgan.

Call Me Maybe, Lagu Ngetop Carly Rae Jepsen


Call Me Maybe, Lagu Ngetop Carly Rae Jepsen Gadis

Penyanyi Kanada, Carly Rae Jepsen tampaknya akan semakin eksis, nih. Selain karena sedang bekerja sama dengan Justin Bieber, singel andalan Carly berjudul Call Me Maybe juga nge-hits banget dimana-mana. Bahkan sejumlah artis kenamaan meng-cover lagu ini dan menyebarkannya di YouTube. 

“Aku langsung jatuh cinta pada suaranya ketika pertama kali mendengarkan lagu Call Me Maybe,” kata Justin Bieber ketika ditanya mengapa ia memutuskan bekerja sama dengan Carly. Lagu Call Me Maybe dirilis bulan Februari lalu di iTunes. Sejak dirilis hingga sekarang, lagu andalan album terbaru Carly Rae Jepsen, Curiousity, itu semakin disukai orang. Bahkan, berhasil menduduki peringkat pertama di iTunes Chart selama berminggu-minggu.

Lagu itu makin ngetop ketika Justin Bieber, Selena Gomez dan Ashley Tisdale meng-cover video klipnya di YouTube. Dalam video yang di-upload oleh Carlos Pena itu, Justin, Selena dan Ashley menyanyi lipsync, menari dan becanda dengan lagu Call Me Maybe. Lalu, dalam hitungan hari, video itu ditonton jutaan orang dan menjadi salah satu video YouTube dengan hits terbanyak dalam sebulan. Nggak heran kalau awal Maret lalu, Carly memutuskan untuk membuat video klip dari lagu ber-genre pop dance ini.

Penyuka lagu ini semakin bertambah ketika Katy Perry ikutan meng-cover-nya di festival musik Coachella yang berlangsung di California tanggal 17 April kemarin. Bahkan, Katy mengenakan baju yang sama dengan yang dikenakan Carly di video klip Call Me Maybe. Setelah Katy, giliran James Franco yang meng-cover lagu ini. Bersama seorang temannya, James meng-cover lagu ini di dalam mobil dengan gaya yang konyol dan meng-upload videonya di situs pribadinya.