Minggu, 06 Oktober 2013

Pilih Pelembap Sesuai Jenis Kulit


Pilih Pelembap Sesuai Jenis Kulit Gadis

Banyak hal yang bisa bikin kulit kehilangan cahayanya. Sengatan sinar matahari misalnya, bisa membuat kelenjar minyak pada kulit lebih aktif bekerja. Jika kadar minyak pada kulit lebih banyak daripada air, maka kulit akan terlihat kusam dan keriput. Belum lagi polusi dan pola makan yang kurang teratur.

Untuk mengatasinya, langkah pertama yang perlu kita lakukan adalah mengetahui jenis kulit wajah kita. Ini akan sangat diperlukan saat kita memilih pelembap yang cocok bagi jenis kulit kita, agar kadar air dalam kulit senantiasa terjaga. Yuk, intip jenis pelembabp apa yang cocok bagi kulit wajah kita!


Kulit Berminyak
Kamu mungkin berpikir bahwa kulit berminyak tidak lagi membutuhkan pelembap Pemikiran tersebut tidak benar! Produk pelembap yang paling cocok untuk jenis kulit ini adalah produk berlabel non-comedogenic, yang berarti tidak menyumbat pori-pori. Pilih pelembap yang bertekstur ringan seperti lotion atau gel, bebas minyak dan mudah diserap. Kulit berminyak sangat cocok menggunakan pelembap berbahan dasar air (water-based), yang dapat membantu mengelupaskan komedo dan membuat kulit lebih halus.

Oleskan pada bagian kulit yang lebih kering dari bagian lainnya. Biasanya di area rahang, kulit di dekat garis rambut, sebagian pipi, belakang cuping hidung, dan dagu. Cukup dioleskan pagi hari dan diulang pada siang hari apabila kamu sering berada di ruangan ber-AC. Hindari menggunakan secara berlebihan, karena justru akan membuat kulit makin berminyak dan akibatnya adalah penyumbatan pori-pori.


Kulit Kering
Tipe kulit ini sangat memerlukan pelembap, bahkan jika kulit selalu terasa kering bahkan perih atau kencang, maka kemungkinannya pelembap yang digunakan tidak cukup mengandung air untuk mengganti kadar air yang hilang dari kulit. Maka kamu membutuhkan pelembap dalam bentuk yang lebih kental seperti krim.

Pengaplikasiannya berbeda dengan kulit berminyak. Setelah dioles pagi hari, oleskan kembali pada siang hari (pukul 12) dan sore (sekitar pukul 4 dan 5). Hal ini sangat diperlukan, apalagi jika mau sering berada di ruangan ber-AC. Tapi, jika kamu tinggal di daerah panas, kemungkinan pelembap lotion pun sudah cukup. Hanya, gunakanlah dalam frekuensi yang lebih sering dan pilih yang khusus untuk kulit kering.


Kulit Sensitif
Kulit sensitif ditandai dengan kulit kemerahan dan iritasi. Carilah pelembap berformula lembut, berbahan dasar alami, bebas bahan kimia, wewangian dan pewarna. Tentu saja kamu harus membaca kandungan di balik kemasan yang tercantum pada produk. Jika kandungan kimia semakin banyak, maka semakin besar berpeluang pelembab tersebut membuat kulit iritasi.

Temukan Bakatmu!


Temukan Bakatmu! Gadis

Pernah nggak sih stres atau pusing memikirkan apa bakat yang kita miliki? Rasanya, kita nggak ahli dalam bidang apa pun. Hmm, apa mungki kita memang nggak punya bakat? Eeeiitss, jangan langsung putus asa, dong. Karena bakat itu kadang baru ketahuan kalau kita mau menunjukkannya. Daaan…setiap orang itu pasti memiliki bakat. Hanya bagaimana kita bisa menemukannya saja.

Nah, GADIS kasih tip nih…supaya kamu bisa menemukan bakat terpendammu:
  • Cermati hal apa yang paling cepat kita kuasai. Misalnya, biologi, menyanyi, atau berorganisasi.
  • Temukan satu bidang, yang kita rela mengerjakannya tanpa pamrih. Melakukan sesuatu yang kita suka banget, bisa membuat kita menonjol di bidang itu.
  • Coba berbagai kegiatan. Manfaatkan acara promo ekskul di sekolah, untuk tahu, apa yang bisa bikin kita pengin gabung.
  • Bikin catatan kecil tentang apa saja yang pernah kita raih selama ini. Nggak perlu sampai menang lomba, hal kecil seperti, berhasil mengumpulkan uang donasi untuk korban gempa di sekolah, juga bisa. Dari catatan itu, analisa mana yang paling menonjol. Bisa jadi itulah bakat kita.
  • Peka sama insting. Di beberapa kasus, ada bakat yang suka “menjerit” dalam batin, untuk mendorong kita melakukan hal tersebut. Sekali waktu, turuti deh dorongan tersebut. Siapa tahu sukses?
  • Ikuti tes bakat. Dalam bidang akademis, bisa di cek dengan mengikuti tes IQ. Untuk potensi lainnya, kita bisa mengikuti psikotes.

Peringkat Hewan Langka


Peringkat Hewan Langka  Gadis
Menurut Red Data List yang dikeluarkan IUCN, lembaga perlindungan alam tingkat dunia, ada beberapa hewan yang sudah punah di alam bebas. Hewan langka ini hampir punah dan harus dipelihara di hutan lindung atau kebun binatang. 

Juara Langka Posisi 3: Badak Jawa 
Badak Jawa sudah menjadi hewan buruan favorit di Indonesia sejak zaman penjajahan Belanda. Alasannya, sebagian besar karena ingin mendapatkan culanya yang dipercaya bisa dijadikan obat penyembuh. Sekarang, populasi Badak Jawa ini tinggal sekitar 70 ekor. Sebagian besar, yaitu kurang lebih 60 ekor tinggal di Taman Nasional Ujung Kulon, Jawa Barat. Sedangkan sisanya ada di Taman Nasional Cat Tien, Vietnam. Sebenarnya para peneliti sudah berusaha meningkatkan populasi hewan ini, tapi banyak kendalanya, terutama karena Badak Jawa hanya melahirkan setiap 4-5 tahun sekali.

Sayang banget kan kalau hewan kebanggan Indonesia ini sampai punah. Makanya, kita harus berusaha melindungi mereka. Salah satunya, dengan tidak membeli obat yang memakai cula badak sebagai bahan dasarnya. Selain itu, kita juga bisa membantu melestarikan Badak Jawa dengan mengikuti program Rhino Care dari WWF. Di program ini kita bisa ikut mengadopsi badak jawa dengan memberikan donasi. Coba cari infonya di website www.wwf.or.id.

Juara Langka Posisi 2: Gagak Hawaii
Burung gagak asal pulau Hawaii yang punya nama beken Alala ini sudah punah di alam bebas sejak tahun 2002. Kepunahan Alala disebabkan rusaknya hutan tempat tinggal mereka akibat penebangan pohon secara semena-mena oleh manusia. Rusaknya hutan ini membuat beberapa pohon buah yang menjadi makanan utama mereka pun menghilang. Belum lagi kucing hutan dan tikus liar yang juga kehilangan sumber makanan akhirnya beralih memangsa telur dan anak-anak Alala.

Kelaparan dan terancam oleh predator, akhirnya burung gagak ini punah di alam bebas. Kini, jumlah mereka tinggal 40-50 ekor saja dan hanya bisa kita lihat di dua tempat perlindungan burung di Hawaii, yaitu Keauhou Bird Conservation Center dan Maui Bird Conservation Center.

Wah, kita harus benar-benar mengurangi penebangan pohon kalau tidak ingin ada burung yang punah lagi seperti Alala. Caranya, kita kurangi penggunaan produk yang terbuat dari kayu seperti kertas dan tisu. Atau masukkan kegiatan penanaman pohon di hutan dalam rencana aktivitas liburan kita.  

Juara Langka Posisi 1: Pinta Island Tortoise
Ini dia juara hewan terlangka kita, Pinta Island Tortoise! Berapa jumlahnya? Hanya tinggal 1 di dunia! Yap, satu-satunya kura-kura besar berleher panjang yang tersisa bernama Lonesome George. George ditemukan oleh seorang biologis bernama Joseph Valvolgyi di pulau Pinta, Ecuador pada tahun 1971. Banyak ekspedisi yang dilakukan untuk mencari teman-teman George, tapi tidak berhasil ditemukan satu pun.

Selama bertahun-tahun, para ahli juga mencoba untuk “menikahkan” George agar bisa punya keturunan. Pada bulan Juli 2008, kura-kura jantan berusia 80 tahun ini berhasil kawin dengan seekor kura-kura betina dan menghasilkan beberapa telur. Sayangnya, telur-telur itu gagal ditetaskan.

Agar tidak ada lagi kura-kura atau penyu yang mengalami nasib sama seperti George, kita harus lebih waspada lagi dalam menjaga hewan ini. Contohnya, kita jangan pernah memakan telur penyu atau kura-kura dan membeli kerajinan yang terbuat dari cangkang mereka. Karena mungkin saja telur yang kita makan dan kerajinan yang kita beli itu berasal dari penyu atau kura-kura langka. 

Tawon Garuda


Tawon Garuda Gadis

Jangan berpikir  bila mendengar nama Monster Garuda kita akan menemukan burung pemangsa raksasa. Garuda satu ini adalah spesies tawon yang baru ditemukan tahun 2011 lalu. Kita kenalan yuk, dengan tawon yang punya nama lain Megalara Garuda ini!

Siapa sangka Pulau Sulawesi memiliki jenis tawon raksasa yang belum pernah terdeteksi sebelumnya. Megalara Garuda ditemukan saat Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bersama University of California sedang melakukan Ekspedisi Mekongga. Namanya berasal dari kata “Mega” yang berarti besar, dan “Delara” adalah nama genus hewan yang paling mirip dengan spesies ini. Sedangkan kata “Garuda” diambil dari hewan simbol negara Indonesia yang juga berarti raja burung dalam mitologi Hindhu India.

Julukan ‘monster’ diberikan karena rahangnya yang besar, bahkan lebih panjang dari kaki depannya. Dugaan sementara, rahang ini berperan sebagai pertahanan, memangsa, dan juga reproduksi. Selain itu, serangga ini juga punya Ruang Malar (ruang antara mata dan rahang bawah) yang sangar besar. Lebarnya tersebut tidak dimiliki oleh hewan dengan genus lain. Monster Garuda ini juga mempunyai rambut halus dan pendek berwarna hitam.

Cara hidup serangga berukuran 25-34 mm ini masih misterius. Hal ini disebabkan Megalara jarang ditemukan dalam kondisi hidup. Para ilmuwan masih mengadakan penelitian lebih lanjut terkait tawon raksasa tersebut.

Semoga berhasil mengungkap misteri Raja Tawon ini, ya! 

Ghost Crab, Hantu Pasir Pantai


Ghost Crab, Hantu Pasir Pantai Gadis

Eh, jangan merinding dulu dengar nama Ghost Crab. Ini bukan hantu atau monster seperti di film-film horor, kok. Makhluk ini adalah kepiting yang sering ngumpet di antara pasir putih pantai. Coba cek, mungkin saja kita pernah bertemu kepiting jenis ini. 

Kepiting yang satu ini diberi nama Ghost Crab karena punya warna cangkang yang pucat sehingga bisa berkamuflase dengan warna pasir yang ada di pantai. Nama Latinnya adalah Ocypode yang diambil dari Acy yang berarti “cepat’ dan Padas yang berarti ‘kaki”. Selain pintar menyamar, kepiting jenis ini juga lincah dalam bergerak. Karena kemampuannya inilah, ia diibaratkan seperti hantu yang suka bergerak cepat dan sulit terlihat.

Hewan yang sering disebut Sand Crab ini hidup di daerah beriklim tropis dan subtropis, seperti Perairan Atlantik-Amerika, Laut Mediterania, Laut Merah, Perairan Pasifik-Amerika, dan Perairan Indo-Pasifik. Kepiting hantu bernapas lewat insang. Lebar tubuhnya bisa mencapai 50 mm ketika dewasa. Ia memiliki mata hitam besar yang bisa melihat ke segala arah. Uniknya, ada tanduk melekat di kedua ujung mata Ghost Crab jantan. Namun, matanya sensitif terhadap perubahan cahaya.

Kepiting ini punya kebiasaan membasahi diri dengan air laut secara teratur. Mereka juga harus kembali ke lautan untuk melepaskan telur-telurnya. Hewan ini juga bisa menggali pasir untuk tempat tinggalnya hingga sedalam 4 meter. Oh iya, sulit sekali mencari Kepiting Hantu saat siang hari. Soalnya, mereka hanya beraktivitas kala matahari sudah terbenam. Dan ia suka berburu makanan di malam hari Menu kesukaannya, sisa-sisa tumbuhan atau hewan yang terdampar di pinggir pantai. 

Tip Membersihkan Kuas Make Up


Tip Membersihkan Kuas Make Up Gadis

Terkadang kita sering lupa membersihkan kuas kosmetik. Padahal, kuas yang kotor bisa jadi salah satu faktor timbulnya masalah pada kulit wajah, seperti jerawat.  

Selain timbulnya jerawat, kuas yang tidak steril membuat hasil make up yang kita aplikasikan menjadi tidak sempurna. Entah warnanya berubah atau hasilnya tidak menempel di wajah secara maksimal.

Untuk mencegahnya, bersihkan kuas kosmetikmu tiap habis dipakai. Caranya dengan menggunakan spons dan shampoo yang lembut. Basahi kuas make up di bawah air yang mengalir (jangan sampai mengenai gagang kuas), tuangkan shampoo secukupnya ke spons yang telah dibasahi. Remas spons sampai busanya mulai keluar, lalu bersihkan kuas make up dengan cara menyapukan kuas kearah kiri dan kanan secara perlahan. Warna busa yang keluar akan berubah menjadi kecoklatan (sisa-sisa make up yang terdapat pada kuas mulai keluar), terus sapukan kuas ke spons hingga warnanya kembali menjadi seperti semula. Kemudian bilas kuas dengan dibawah air yang mengalir, lalu keringkan dengan cara meremas dan menyapukan kuas diatas kain yang bersih.

Untuk kuas bibir atau kuas eyeliner, gunakan minyak zaitun untuk membersihkannya. Tuangkan beberapa tetes minyak zaitun diatas lembaran tisu yang telah dilipat, lalu sapukan ke arah kiri dan kanan. Sisa lipstik dan eyeliner akan menempel pada permukaan tisu. Lanjutkan dengan mengikuti cara yang sama seperti di atas untuk membersihkan kuas kosmetik. 

Playing with Orange



Warna yang satu ini memang identik sama summer. Selain itu, warna oranye memiliki kesan yang enerjik, sehingga bisa menstimulasi kamu agar lebih bersemangat menjalani kegiatan.  Lihat saja gaya para Hollywood babes ini. 

Blake Lively terlihat feminine saat menjodohkan orange shirt dengan floral maxi skirt. Sedangkan gaya Mischa Barton dengan floral sundress-nya, cocok untuk dipakai hang out bersama teman-teman. Nah, buat kamu yang merasa nggak pede memakai warna terang ini, nggak usah takut. Kamu bisa memakainya sebagai aksen dalam style-mu, seperti untuk shawl, tas, sepatu ataupun aksesoris lainnya. Lihat saja gaya Khloe dan Kourtney Kardashian atau Minka Kelly ini. Gimana? Are you ready to play with orange?

Ashley Tisdale - Blake Lively -  Minka Kelly

Jessica Stroup - Khloe Kardashian - Jessica Alba
Mischa Barton - Olivia Palermo - Victoria Beckham